Sarana Berbagi Ilmu dan Sahabat Penyingkap Cakrawala Hati. mengalirkan berbagai Arus Pemikiran yang Berlandaskan Kebeningan Hati Download

Entri Populer

Selasa, 21 Juni 2011

Kuliah Farmasi : in between medical science and technology!

But here I am, writing words by words with smiling face. I’m still that normal of a kind student and I’m seriously enjoying my studies here so far.

***

Saya ingat betul, seorang dosen pernah mengatakan bahwa ilmu farmasi itu ada diantara sains dan teknik. Ada sisi sains teknologi, sains kedokteran, dan erat kaitannya dengan teknologi. Sebelum betul-betul ‘nyemplung’ di farmasi, yang ada di bayangan saya kuliah farmasi itu akan berkutat banyak dengan reaksi kimia dan laboratorium tentu saja. Hanya terbayang sainsnya akan kental sekali. Tapi ternyata, semua deh ada disini. :D

Mulai dari tahun pertama di ITB, semua jurusan, termasuk farmasi, akan memasuki Tahap Persiapan Bersama (TPB). Seperti mempelajari ilmu-ilmu di SMA, tapi lebih advanced. Secara umum saya sangat menikmati satu tahun di TPB ini. Mata kuliah yang dipelajari mulai dari kimia dasar, kalkulus (my fave one :D ), fisika dasar, bahasa Inggris, tata tulis karya ilmiah, dan beberapa mata kuliah pengantar jurusan farmasi. Menarik sih, selain bisa review pelajaran SMA dan menambah bekal pengetahuan dasar, kita juga diberi kesempatan lebih untuk mengenal mahasiswa di jurusan lain.

Di tahun kedua, mulailah masuk ke dunia nyata farmasi. Ilmu farmasinya mendominasi. Laboratorium, tugas, laporan, tes awal praktikum, dan kawan-kawannya mulai menjadi bagian dari rutinitas sehari-hari. Di semester-semester muda ini bayangan awal saya memang terbukti, farmasi ini sains banget. Di tingkat awal ini mulai dipelajari ilmu-ilmu analisis kimia dan farmasi, kimia organik, botani farmasi, mikrobiologi dan termasuk sains terkait anatomi dan fisiologi tubuh manusia. Mulai belajar mengenai penyakit-penyakit, kaitannya dengan tubuh manusia. Bumbu-bumbu kuliahnya sudah tentu, praktikum di laboratorium yang cukup frequent.

Lalu di semester berikutnya, mulailah diperkenalkan dengan sisi teknologi dari farmasi. Mulai dari teknologi sains mikro hingga makro. Menarik!! Super menarik. Ternyata membuat dan mengembangkan obat itu bukan sekedar terkait dengan sains, tapi ada sisi engineering-nya juga, teknologi. Teknologi mikro yang terkait dengan mikrobiologi misalnya, ada bioteknologi farmasi. Bagaimana aplikasi ilmu bioteknologi di bidang farmasi dipelajari secara umumnya disini. Selain itu ilmu-ilmu terapan yang berbau fisika mulai masuk ke daftar mata kuliah semester, seperti polimer dan farmasi fisika. Dipelajari juga teknologi dalam pembuatan sediaan-sediaan farmasi, seperti sirup, tablet, pil, emulsi, supositoria, dll.

Di tingkat akhir program sarjana farmasi, beberapa ilmu advanced lain terkait kefarmasian masih ada di daftar mata kuliah semester. Selain proyek penelitian tugas akhir, bumbu lain di semester akhir adalah ilmu hukum dan manajemen. See? All is here. Walaupun dua ilmu ini memang salah sekian dari ilmu sosial dasar yang umum dipelajari oleh bidang ilmu terapan manapun. Untuk farmasi sendiri dipelajari secara umum perundang-undangan yang terkait dengan pekerjaan kefarmasian, kesehatan, dan beberapa aspek lain yang berhubungan.

Terlepas dari ilmu sosial dasar yang para mahasiswa farmasi pelajari, farmasi memang ilmu yang luas, applicable, dan kompleks. Farmasi sangat kental dengan ilmu kesehatan-kefarmasian, sains dan teknologi, yang tidak bisa dipisahkan satu sama lain, karena farmasi terkait dengan produk (obat, makanan, kosmetik) yang digunakan langsung oleh manusia.

Yes, we’re in between medical science and technology.

| Free Bussines? |

0 komentar:

Posting Komentar

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...